September 1, 2026 - Remarketing

Kapan Boleh Percaya Output AI, Kapan Strategist Harus Pegang Kendali Sendiri

WeStrat Arya Kumbara cover

Satu strategist junior nunjukin hasil riset kompetitor yang lengkap banget ke atasannya — semua udah dirapikan oleh AI dalam waktu singkat. Atasannya baca sebentar, terus nanya satu pertanyaan simpel: “menurut kamu sendiri, mana dari semua ini yang paling penting buat klien kita?” Junior itu diam. Dia punya semua data, tapi belum sempat mikirin sendiri mana […]

AI Bikin Kerja Strategist Lebih Cepat, Tapi Apa Beneran Lebih Tajam?

WeStrat Buyung Widhisyah Putra cover

Riset yang dulu makan waktu berhari-hari sekarang bisa selesai dalam hitungan menit. Brainstorming yang dulu butuh satu sesi meeting panjang sekarang bisa dapat puluhan opsi dari satu prompt. Kerjaan strategist jelas jauh lebih cepat sejak ada AI. Tapi ada satu pertanyaan yang jarang ditanya di tengah euforia kecepatan itu: lebih cepat, iya. Tapi apa hasilnya […]

Kerja di Tim Marketing In-House? Ini Tools Strategi yang Beneran Kepake Sehari-hari

WeStrat Alf Ghibran Prasojo cover

Framework strategi yang dipelajarin dari kelas atau buku sering dirancang buat kondisi ideal: waktu cukup, data lengkap, satu orang pemegang keputusan. Kenyataan kerja di tim marketing in-house biasanya jauh dari itu — brief dadakan, data yang harus ditarik sendiri, dan approval yang harus lewat beberapa lapis sebelum eksekusi jalan. Bukan berarti framework-nya nggak berguna. Cuma […]

SWOT, 4P, Framework Apa Aja Udah Dicoba, Tapi Strategi Tetap Nggak Jalan?

WeStrat Inayati Suryani cover

SWOT udah diisi. 4P udah dibahas. Customer journey map udah digambar lengkap di whiteboard. Tapi begitu semua framework itu selesai diisi, strateginya tetap nggak jalan — bukan karena frameworknya salah, tapi karena dari awal nggak jelas framework itu sebenarnya lagi jawab pertanyaan apa. Ini kejadian yang cukup umum: makin banyak framework yang dikuasai, kadang makin […]

Brand Imagery Boleh Aspirational, Tapi Jangan Sampai Kelihatan Bohong

WeStrat Sismita Sasmita cover

Sebuah brand nge-post campaign yang keliatan aspirational banget — visual mewah, gaya hidup sempurna, tone yang bikin envy. Bagus dari sisi estetika. Tapi kolom komentarnya justru penuh sindiran: “produknya aja gitu doang, kok imagery-nya kayak brand luar negeri.” Campaign yang niatnya bikin orang pengen malah bikin orang skeptis. Ini bukan masalah desainnya jelek. Ini masalah […]

Jualan Manfaat Produk atau Jualan Mimpi? Ini Cara Nentuin Mana yang Dipakai

WeStrat Resa Pattiwael cover

Dua brief komunikasi, dua pendekatan berbeda. Brief pertama minta konten yang fokus jelasin fitur dan manfaat produk secara detail. Brief kedua minta konten yang lebih ke arah “gimana rasanya jadi orang yang pakai produk ini” — lebih ke imagery dan gaya hidup. Yang sering jadi masalah: tim internal sering berdebat pendekatan mana yang “benar,” padahal […]

Udah Pakai Template Strategi Paling Kekinian, Kok Hasilnya Tetap Generic?

WeStrat Syarief Hidayatullah cover

Template strategi paling baru udah di-download. Framework yang lagi rame dibahas di LinkedIn udah dicoba. Deck-nya diisi sesuai kotak-kotak yang disediain templatenya. Tapi begitu jadi, hasilnya tetap kerasa generic — kayak bisa ditempel ke brief brand manapun tanpa ada yang berubah. Ini bukan karena templatenya jelek. Ini karena template nggak pernah dirancang buat mikirin masalah […]

Sebelum Ada AI, Strategist Udah Mikir Gini: Prinsip yang Nggak Pernah Berubah

WeStrat Sapto Handriyanto cover

Ada satu kecemasan yang cukup umum di kalangan orang strategy sekarang: takut ketinggalan karena belum jago-jago amat pakai AI tools terbaru, sementara linimasa penuh orang yang pamer workflow AI-nya. Rasanya kayak skill lama jadi nggak berharga lagi. Padahal, sebelum ada AI, sebelum ada dashboard real-time, sebelum ada satupun tools yang sekarang dianggap wajib — strategic […]

Data Numpuk Tapi Nggak Nemu Ide? Ini Cara Ubah Data Jadi Ide Kreatif Pakai AI

WeStrat Wimala Djafar cover

Dashboard analytics kamu penuh angka: search volume naik, komentar netizen soal satu topik lagi rame, performa konten tertentu tiba-tiba melejit. Semua data itu ada di depan mata. Tapi begitu masuk meeting kreatif, yang keluar tetap ide yang itu-itu aja — bikin video testimoni, bikin konten “5 tips,” pasang giveaway. Datanya nggak kurang. Yang kurang itu […]

Brand Campaign Rame Tapi Sales Diam? Ini Cara Nyeimbangin Brand & Conversion

WeStrat Indra Permadi cover

Ada dua tipe campaign yang sering bikin tim marketing frustrasi dengan cara yang berbeda. Tipe pertama: campaign branding-nya rame, engagement tinggi, banyak yang bahas — tapi begitu dicek angka sales, flat aja. Tipe kedua: campaign performance-nya closing terus, ROAS bagus — tapi brand-nya nggak ada yang inget sebulan kemudian. Dua-duanya sering dianggap masalah budget atau […]