Tempel URL tujuan, isi source/medium/campaign, langsung dapat link ber-UTM yang siap dipakai. Login Akun Warga buat menyimpan riwayat link dan melihat berapa kali link kamu diklik.
UTM adalah parameter yang ditempel di akhir URL untuk menandai asal trafik. Formatnya ?utm_source=instagram&utm_medium=social&utm_campaign=namakampanye — source diisi nama platform, medium diisi jenis kanal, campaign diisi nama kampanye, semuanya huruf kecil tanpa spasi.
Link mentah bisa langsung dipakai tanpa login. Tombol Simpan & lacak klik membuat link pendek remarketing.id/l/xxxxx yang menghitung klik lalu meneruskan ke tujuan.
Isi nama platformnya: instagram, tiktok, newsletter. Konsisten huruf kecil semua, karena Google Analytics membedakan Instagram dan instagram sebagai dua sumber berbeda.
Jenis kanalnya, bukan nama platform: social, cpc, email, referral.
Nama kampanyenya: earlybird, launch-juli. Pakai tanda hubung, jangan spasi.
Membedakan dua materi dalam satu kampanye: story-1 vs story-2. Ini yang bikin kamu tahu kreatif mana yang menang.
Tidak, selama link ber-UTM dipakai untuk kanal berbayar/sosial, bukan untuk link internal antar-halaman di situs kamu sendiri. Link internal ber-UTM justru bisa mengacaukan data sesi.
Hitungan di sini adalah klik mentah pada link pendek — termasuk bot dan orang yang menutup halaman sebelum termuat. GA menghitung sesi yang benar-benar terbuka, jadi angkanya wajar lebih kecil.
Ya, selama kamu tidak menghapusnya dari riwayat. Tujuannya tidak bisa diubah setelah dibuat, supaya link yang sudah tersebar tidak berubah arah diam-diam.
Tidak. Builder-nya gratis untuk semua orang; riwayat dan statistik klik gratis untuk pemilik Akun Warga.