RemarketingContent Planner

Hai warga! Yuk susun
konten yang terarah.

Selamat datang di Content Planner Remarketing. Pilih content pillar, tentukan platform, ambil dari bank ide, kelola alurnya di board, dan pantau metriknya — semua di satu tempat.
3 langkah cepat
1
Set Up dulu
Pilih platform, post type & content pillar yang kamu pakai. Ini jadi dasar semua pilihan.
2
Ambil / drop ide
Buka Bank Ideas, filter per pillar & platform, lalu drop ide ke Content Management.
3
Kelola & pantau
Geser kartu Draft→Progress→Published, jadwalkan di kalender, isi angka → metrik update otomatis.
Ringkasan kamu
Konfigurasi

Set Up plan kamu

Pilih apa yang relevan buat brand-mu. Yang kamu pilih di sini otomatis muncul di Bank Ideas, board, dan kalender.

Platform Aktif
Klik untuk aktif/nonaktif. Hanya platform aktif yang muncul sebagai pilihan.
Post Type
Content Pillar — pilih & lihat contohnya
10 pillar siap pakai. Klik kartu untuk aktif/nonaktif sesuai strategi brand-mu. Yang aktif jadi pilihan di seluruh tools.
Status / Alur Konten
Alur di board: Bank Idea / Draft → Not Started → In Progress → Published.
Bank Ideas

Ide konten, tinggal drop

Filter per pillar & platform, atau cari kata kunci. Drop ke Board untuk masuk kolom Bank Idea / Draft, atau + Kalender untuk langsung dijadwalkan.

Content Management

Board konten

Kelola tiap konten ala Trello. Geser kartu antar kolom (atau pakai tombol ◀ ▶), klik kartu untuk edit detail, caption, PIC & angka performa.

Content Plan

Kalender konten

Klik tanggal untuk menambah konten. Warna kartu = pillar, badge = platform, titik = status. Tanggal bisa diganti dari editor.

Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Min
Dashboard Metric

Pantau performa

Angka views, likes, comments, shares & reach yang kamu isi di tiap konten otomatis ke sini. Followers diisi manual per bulan.

Performa konten (otomatis dari board)
Diambil dari konten berstatus Published yang sudah kamu isi angkanya. Kosong = belum ada data bulan itu.
Followers & Growth (input manual)
Klik angka untuk edit. Tersimpan otomatis di browser kamu.

Apa itu Content Planner?

Content Planner adalah alat untuk merencanakan konten media sosial secara terstruktur, mulai dari menentukan content pillar, menampung ide, mengatur alur produksi, menjadwalkan di kalender konten, sampai memantau performanya. Content Planner Remarketing menggabungkan semuanya dalam satu halaman web gratis, langsung dari browser tanpa perlu install aplikasi. Cocok buat digital marketer, tim social media, sampai UMKM dan content creator pemula di Indonesia.

Kenapa perlu content plan? Karena jangkauan organik makin sempit. Rata-rata satu postingan Instagram cuma menjangkau sekitar 3,5% follower, jadi konsistensi dan strategi yang rapi jauh lebih menentukan daripada asal posting.

Apa itu content pillar?

Content pillar adalah kategori atau tema utama yang jadi fondasi semua konten sebuah brand, misalnya edukasi, inspirasi, engagement, promosi, dan storytelling. Dengan content pillar, kontenmu jadi lebih terarah dan nggak asal-asalan. Content Planner menyediakan 10 content pillar siap pakai lengkap dengan contohnya, jadi kamu tinggal pilih mana yang paling pas buat strategi brand-mu.

10 content pillar siap pakai (plus contoh idenya)

1. InspirationKutipan motivasi, kisah sukses, before-after. Contoh: "Dari 0 tanpa tim, sekarang jualan tiap hari."
2. EducationTips, tutorial, how-to, penjelasan konsep. Contoh: "3 langkah bikin landing page yang convert."
3. EngagementPolling, kuis, meme, POV, ajakan komentar. Contoh: "POV: udah bayar ads tapi sales nihil."
4. Community & Social ProofTestimoni, spotlight member, UGC, recap event. Contoh: "Testimoni alumni: apa yang berubah?"
5. Wawasan & Opini ProfesionalAnalisis tren, hot take, opini industri. Contoh: "AI di marketing, ancaman atau peluang?"
6. Promotion / Hard SellPenawaran langsung, diskon, flash sale, CTA beli. Contoh: "Flash sale 24 jam, harga spesial!"
7. Behind The ScenesProses kerja, keseharian tim, cara bikin produk. Contoh: "Sehari di balik layar tim konten kami."
8. Trend & EntertainmentIkut tren audio/challenge, konten hiburan ringan. Contoh: "Pakai sound viral buat jelasin funnel."
9. Product / Service HighlightFitur, use case, demo, keunggulan produk. Contoh: "3 fitur kelas yang bikin belajar lebih cepat."
10. StorytellingNarasi personal/brand, perjalanan, pelajaran. Contoh: "Kenapa aku berhenti kerja kantoran demi ini."

Cara membuat content plan dalam 5 langkah

  1. Set up dasar. Tentukan tujuan, target audiens, platform (Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, Pinterest), dan content pillar yang mau kamu pakai.
  2. Kumpulkan ide konten. Buka bank ide, filter per content pillar dan platform, lalu drop ide yang cocok ke board.
  3. Susun alur produksi. Geser kartu konten dari Draft ke In Progress sampai Published di board ala Trello, isi caption dan PIC-nya.
  4. Jadwalkan di kalender konten. Tentukan tanggal tayang tiap konten supaya publikasi tetap konsisten tiap minggu.
  5. Pantau performa. Isi angka views, likes, comments, shares, dan reach, lalu biarkan dashboard metrik merangkumnya otomatis.

Content Planner vs cara lama

Kebutuhan Content Planner Remarketing Template Excel Trello / Canva
Content pillar siap pakai + contoh✅ 10 pillar❌ isi sendiri❌ isi sendiri
Bank ide konten⚠️ manual⚠️ manual
Board alur produksi✅ (Trello)
Kalender konten⚠️ manual⚠️ sebagian
Dashboard metrik otomatis⚠️ rumus manual
Konteks & bahasa Indonesia

Pertanyaan umum seputar Content Planner

Bagaimana cara membuat content plan?

Tentukan tujuan dan audiens, pilih content pillar dan platform, kumpulkan ide ke bank ide, susun alurnya di board dari draft sampai published, lalu jadwalkan di kalender konten dan pantau metriknya. Semua langkah ini bisa langsung dikerjakan di Content Planner.

Apa bedanya content plan dan content pillar?

Content pillar adalah tema besar kontennya, sedangkan content plan adalah rencana lengkap kapan dan di mana tiap konten diproduksi serta dipublikasikan. Content pillar jadi fondasi, content plan jadi eksekusinya.

Platform apa saja yang didukung?

Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, dan Pinterest, dengan tipe konten Video, Reels, Carousel, Story, dan Design Only. Kamu bisa mengaktifkan hanya platform yang relevan buat brand-mu.

Apakah cocok untuk UMKM dan pemula?

Cocok. Dengan content pillar dan contoh ide siap pakai, UMKM maupun content creator pemula bisa langsung menyusun rencana konten tanpa install aplikasi apa pun.

Apakah Content Planner gratis?

Ya. Warga Remarketing bisa memakainya gratis 30 hari setelah membuat akun, lalu tersedia paket 1 tahun dan lifetime.

Baca juga: Cara membuat content plan yang rapi + 10 content pillar · Cara lihat performa konten sosial di Google Search Console · Konten rajin tiap hari tapi views mentok, kenapa?