Funnel marketing adalah gambaran tahapan perjalanan calon pembeli, dari pertama sadar sama kamu sampai akhirnya beli (dan jadi loyal).
Disebut "funnel" (corong) karena bentuknya makin ke bawah makin ngerucut: banyak yang masuk di atas, cuma sebagian yang sampai beli di bawah. Tugas kamu bukan maksa semua orang langsung beli, tapi nemenin mereka turun tahap demi tahap.
| Awareness (lihat konten) | 10.000 |
| Interest (klik / follow) | 1.000 |
| Consideration (masuk keranjang) | 200 |
| Conversion (beli) | 50 |
Tiap tahap ada yang "bocor". Benerin tahap yang drop-off-nya paling parah.
Kesalahan umum: pasang konten jualan ke orang yang baru di tahap awareness. Tiap tahap butuh konten beda. Awareness butuh konten yang ngasih tahu/menghibur; consideration butuh bukti dan perbandingan; conversion butuh dorongan dan penawaran.
Singkatan tahap funnel: Top of Funnel (awareness), Middle of Funnel (consideration), Bottom of Funnel (siap beli). Tiap tahap butuh pendekatan konten yang beda.
Funnel itu model sederhana tahap beli. Customer journey lebih detail, termasuk titik sentuh dan perasaan pelanggan di tiap langkah.
Awareness: edukasi/hiburan. Consideration: bukti, testimoni, perbandingan. Conversion: penawaran, garansi, urgency.