Remarketing.id← Kamus Istilah
HomeKamus IstilahCAC

Apa itu CAC?

CAC (Customer Acquisition Cost) adalah total biaya yang kamu keluarkan untuk mendapatkan satu pelanggan baru, termasuk iklan, tools, dan gaji tim marketing/sales.

CAC sering lebih besar dari yang orang kira, karena bukan cuma biaya iklan. Kalau kamu cuma ngitung iklan, kamu lagi ngibulin diri sendiri. CAC yang jujur = semua biaya narik pelanggan dibagi jumlah pelanggan baru.

Rumus CAC

RUMUSCAC = (Total Biaya Marketing + Sales) ÷ Jumlah Pelanggan Baru

Contoh cara hitung CAC

Biaya iklan + tools + gaji timRp20.000.000
Pelanggan baru bulan ini100
CAC20.000.000 ÷ 100 = Rp200.000

Kamu keluar Rp200.000 buat dapet satu pelanggan baru.

Berapa angka yang bagus?

CAC nggak berarti apa-apa kalau berdiri sendiri. Yang penting adalah rasio LTV:CAC. Rasio sehat itu minimal 3:1, artinya tiap pelanggan ngasih nilai seumur hidup minimal 3x biaya narik mereka. Di bawah itu, kamu kerja keras buat modal doang.

Tips & kesalahan umum

Hitung & pelajari lebih lanjut

🔢 Tools gratis
Kalkulator CAC & LTV
Hitung biaya akuisisi & nilai pelanggan
📖 Baca juga
Bisnis Subscription di Indonesia
Artikel terkait di blog Remarketing.id
✦ RESOURCE · VIDEO LEARNING
Udah ngerti istilahnya, sekarang belajar praktiknya.
250+ video learning dari praktisi brand top Indonesia. Coba gratis 7 hari, tanpa kartu.
Coba gratis →

Istilah terkait

LTVCPAROASLihat semua 269 istilah →

Pertanyaan yang sering ditanya

CAC yang bagus berapa?

Yang penting bukan angkanya, tapi rasionya ke LTV. Usahakan LTV minimal 3x CAC.

Bedanya CAC sama CPA?

CPA umumnya biaya iklan per konversi. CAC lebih luas, termasuk gaji tim dan semua biaya akuisisi.

Gimana cara nurunin CAC?

Naikin conversion rate, manfaatin konten organik dan referral, dan matiin channel yang boros.

← Balik ke Kamus Istilah Marketing lengkap