Remarketing.id← Kamus Istilah
HomeKamus IstilahCRO

Apa itu CRO?

CRO (Conversion Rate Optimization) adalah upaya sistematis menaikkan persentase pengunjung yang berkonversi, tanpa harus menambah traffic.

CRO itu "memerah" lebih banyak hasil dari traffic yang udah ada. Ini sering lebih murah daripada terus nambah iklan, karena tiap perbaikan kena ke semua pengunjung. Kuncinya: uji berdasarkan hipotesis (A/B test), bukan tebak-tebakan.

Contoh CRO

Traffic bulanan10.000
Conversion rate 2% → 3%200 → 300 order
Efek+50% penjualan, traffic sama

Naikin CR 1 poin persen bisa berarti tambahan penjualan besar tanpa nambah biaya iklan.

Dari mana mulai CRO

Mulai dari titik yang paling bocor di funnel. Benerin empat hal utama: friction (langkah yang ribet), kejelasan (pesan & CTA), kepercayaan (testimoni, garansi), dan kecepatan (loading). Uji satu perubahan per waktu biar tahu mana yang ngefek.

Tips & kesalahan umum

Hitung & pelajari lebih lanjut

🔢 Tools gratis
Kalkulator Conversion Rate
Hitung tingkat konversi kamu
📖 Baca juga
Cara Membuat Content Plan
Artikel terkait di blog Remarketing.id
✦ RESOURCE · VIDEO LEARNING
Udah ngerti istilahnya, sekarang belajar praktiknya.
250+ video learning dari praktisi brand top Indonesia. Coba gratis 7 hari, tanpa kartu.
Coba gratis →

Istilah terkait

Conversion RateLanding PageBounce RateLihat semua 269 istilah →

Pertanyaan yang sering ditanya

Bedanya CRO sama SEO?

SEO mendatangkan lebih banyak pengunjung. CRO bikin pengunjung yang sudah datang lebih banyak yang beraksi. Keduanya saling melengkapi.

Dari mana mulai CRO?

Dari tahap yang paling banyak bocor: perbaiki friction, kejelasan, kepercayaan, dan kecepatan.

Butuh traffic berapa buat A/B test?

Makin kecil bedanya makin banyak sampel yang dibutuhkan. Untuk traffic kecil, uji perubahan besar biar efeknya kelihatan.

← Balik ke Kamus Istilah Marketing lengkap