AOV (Average Order Value) adalah rata-rata nilai belanja per transaksi di toko kamu.
AOV sering dilupain, padahal naikin AOV itu salah satu cara paling murah naikin pendapatan: kamu jualan ke orang yang udah mau bayar, tinggal bikin mereka bawa lebih banyak. AOV naik juga bikin LTV naik dan ngasih ruang buat CAC lebih besar.
| Total pendapatan | Rp30.000.000 |
| Jumlah order | 200 |
| AOV | 30.000.000 ÷ 200 = Rp150.000 |
Rata-rata tiap transaksi bernilai Rp150.000.
Cara naikin AOV: bundling, upsell/cross-sell, dan gratis ongkir di atas nominal tertentu (mis. "gratis ongkir min. Rp200rb" bikin orang nambah belanja). Naikin AOV 20% efeknya langsung ke profit tanpa nambah biaya akuisisi.
Bundling, upsell/cross-sell, dan free ongkir bersyarat adalah cara paling umum dan efektif.
AOV lebih tinggi bikin tiap pelanggan bernilai lebih besar, jadi LTV ikut naik.
Tergantung produk; patokan terbaik adalah tren AOV kamu sendiri yang naik dari waktu ke waktu.