Remarketing.id← Kamus Istilah
HomeKamus IstilahRetargeting

Apa itu Retargeting?

Retargeting (atau remarketing) adalah menampilkan iklan ke orang yang sudah pernah berinteraksi dengan kamu, misalnya mampir ke web atau masukin barang ke keranjang tapi belum beli.

Kebanyakan orang nggak beli di kunjungan pertama. Retargeting itu cara "nemenin" mereka yang udah kenal kamu sampai akhirnya beli. Karena audiensnya warm (udah pernah interaksi), konversinya biasanya lebih tinggi dan biayanya lebih murah dari audiens dingin.

Contoh Retargeting

Masuk keranjang100 orang
Kabur sebelum bayar70 orang
Retargeting kejar 70 ituCR jauh lebih tinggi dari cold audience

Kamu mengingatkan orang yang tinggal selangkah lagi dari beli.

Cara pakai retargeting yang benar

Audiens warm memang lebih murah dikonversi, tapi jangan nyampah. Pasang frequency cap biar iklan nggak muncul terus sampai orang ilfil. Pisahkan pesan per tahap: yang lihat produk kasih reminder, yang masuk keranjang kasih dorongan (diskon/urgency).

Tips & kesalahan umum

Hitung & pelajari lebih lanjut

🔢 Tools gratis
Kalkulator CPM / CPC / CPA
Hitung biaya iklan per tayangan, klik, & konversi
📖 Baca juga
Kenapa Meta Ads Kamu Boncos
Artikel terkait di blog Remarketing.id
✦ RESOURCE · VIDEO LEARNING
Udah ngerti istilahnya, sekarang belajar praktiknya.
250+ video learning dari praktisi brand top Indonesia. Coba gratis 7 hari, tanpa kartu.
Coba gratis →

Istilah terkait

FunnelCPAConversion RateLihat semua 269 istilah →

Pertanyaan yang sering ditanya

Bedanya retargeting sama remarketing?

Sering dipakai bergantian. "Remarketing" kadang lebih luas (termasuk email), "retargeting" biasanya spesifik iklan berbayar ke pengunjung. Intinya mirip.

Kenapa retargeting lebih efektif?

Karena menyasar orang yang sudah kenal dan tertarik, jadi lebih mudah dan murah dikonversi dibanding audiens baru.

Retargeting bikin orang risih nggak?

Bisa, kalau frekuensinya berlebihan. Pakai frequency cap dan variasikan kreatif biar tetap nyaman.

← Balik ke Kamus Istilah Marketing lengkap