Lead adalah calon pelanggan yang sudah menunjukkan minat, misalnya mengisi form, DM, atau meninggalkan kontak, tapi belum jadi membeli.
Lead itu jembatan antara "orang asing" dan "pelanggan". Tapi hati-hati: banyak lead belum tentu bagus. Lead yang nggak sesuai target cuma bikin tim sales capek dan biaya membengkak. Kualitas lead lebih penting dari sekadar jumlah.
| Orang isi form konsultasi | 500 lead |
| Yang lanjut jadi beli | 50 pelanggan |
| Lead-to-customer rate | 50 ÷ 500 = 10% |
Dari 500 lead, 10% berujung jadi pelanggan.
Ukur dua hal: cost per lead (biaya dapetin satu lead) dan lead-to-customer rate (berapa persen lead jadi beli). Lead murah tapi jelek = boros waktu sales. Lebih baik lead sedikit tapi nyambung sama target daripada banyak tapi ngasal.
Lead = baru menunjukkan minat. Prospect = lead yang sudah dikualifikasi dan cocok. Customer = sudah membeli.
Biaya rata-rata untuk mendapatkan satu lead = total biaya dibagi jumlah lead.
Biasanya kualitas lead kurang pas dengan target, atau follow-up-nya lambat/kurang meyakinkan.