Update Biaya Admin Shopee 31 Juli 2026 vs Tokopedia & TikTok Shop
Perbedaan Biaya Admin Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop 2026 (Biar Nggak Salah Hitung Margin)

Perbedaan Biaya Admin Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop 2026 (Biar Nggak Salah Hitung Margin)

Pernah nggak kamu duduk ngitung order yang masuk bulan ini, terus kerasa ada yang janggal: penjualan naik, tapi saldo yang cair kok nggak sebanyak yang kamu kira. Kalau iya, kemungkinan besar masalahnya bukan di jumlah order, tapi di potongan biaya admin yang beda-beda di tiap marketplace.

Dan ada kabar penting buat seller Shopee: per 31 Juli 2026, Shopee mengubah cara mereka memotong biaya administrasi. Struktur kategori yang dulu kamu hapal (Kategori A sampai E) udah diganti dengan rincian per sub-kategori yang jauh lebih detail, plus satu konsep baru yang bikin angka 10% nggak sesederhana yang kamu kira.

Artikel ini ngebedah satu per satu biar kamu tahu persis uangmu kepotong di mana, apa bedanya dengan skema lama, dan nggak salah pasang harga. Biar makin gampang, di akhir ada kalkulator yang hitung laba bersihmu otomatis.

Yang bikin untung itu bukan cuma harga jualnya, tapi seberapa jeli kamu ngitung potongan di balik tiap order.

Prinsip dasar seller marketplace

Gambaran Besar: Potongannya Nggak Cuma Satu Jenis

Sebelum masuk ke detail per platform, ada satu hal yang harus kamu tanam dulu. Biaya admin bukan satu-satunya potongan. Di atasnya masih numpuk biaya lain, dan ini yang sering bikin selisihnya kerasa gede:

  • Biaya admin / komisi: potongan utama, dihitung dari harga produk setelah diskon (bukan harga asli).
  • Biaya proses pesanan: potongan flat per transaksi, ada di Shopee.
  • Biaya layanan: tambahan untuk fitur tertentu, termasuk pre-order.
  • Biaya logistik / ongkir: di TikTok Shop mulai 2026 ada komponen persen yang nempel ke ongkir.
  • Biaya opsional: iklan, gratis ongkir, voucher yang kamu tanggung sendiri.

Kalau cuma ngitung biaya admin doang, kamu bakal ngerasa “kok masih kurang”. Semua komponen di atas harus masuk hitungan.

Perbandingan Sekilas: Shopee vs Tokopedia vs TikTok Shop

Biar nggak bingung, ini rangkuman struktur biaya ketiganya di 2026:

Komponen Shopee (Non-Star) Tokopedia TikTok Shop
Biaya admin / komisi 4,25%–10% per sub-kategori (Final) 2,5%–12,2% rentang kontinu 2,5%–12,2% rentang kontinu
Biaya proses per pesanan Rp1.250 flat Tidak ada Tidak ada
Plafon komisi Mengikuti tarif kategori Rp650.000/item Rp650.000/item
Pre-order +3% +3% +3%
Biaya logistik tambahan Berbasis % dari ongkir

Dari tabel ini udah kelihatan polanya: Shopee pakai sistem kategori plus biaya flat, sedangkan Tokopedia dan TikTok Shop pakai rentang persen yang lebih lebar dengan plafon yang jauh lebih tinggi.

Update Shopee 31 Juli 2026: Struktur Baru yang Wajib Kamu Tahu

Ini bagian paling penting buat kamu yang jualan di Shopee. Mulai 31 Juli 2026, Shopee nggak lagi pakai kelompok Kategori A sampai E yang selama ini dipakai. Sekarang tarif dipecah per sub-kategori, dan ada satu istilah baru yang harus kamu pahamin: Biaya Administrasi Final.

Biaya Administrasi Final adalah angka yang beneran kepotong dari pesananmu. Nah, kategori yang tarifnya 10% itu sebenarnya punya Biaya Administrasi Dasar 12,5%, tapi sudah otomatis dapat diskon 20% sehingga finalnya jadi 10%. Jadi jangan kaget kalau di dashboard ada dua angka: yang final (10%) yang kepotong, dasarnya (12,5%) cuma acuan.

Berikut ringkasan tarif baru per kelompok kategori (Non-Star dan Star/Star+ sama):

Biaya Admin (Final) Contoh Sub-Kategori
10,00% Baju olahraga/renang muslim, tas duffel, kaos kaki pria & wanita, biskuit & kue, hand sanitizer, kelistrikan, aksesoris HP (casing, charger), buku & alat tulis tertentu, majalah
9,50% Keamanan bayi, obat-obatan & alat kesehatan, baterai, konsol game, aksesoris kamera, permen & cokelat, bubble wrap
9,00% Mayoritas fashion (aksesoris, pakaian, sepatu, tas, jam tangan), popok, makanan instan, roti & kue, amplifier & mixer, alat tulis
8,25% Masker, mukena, atasan pria (kemeja/kaos), atasan wanita, kamar bayi, susu & olahan, alat kecantikan
6,75% Susu formula & makanan bayi, bahan baking, bahan pokok, earphone/headphone, modem & USB, aksesoris desktop/laptop
6,50% Vitamin & suplemen bayi, telur, es krim, mesin cuci, AC, kulkas, sound card
5,25% TV & proyektor, handphone, tablet, desktop, laptop, monitor
4,25% Logam mulia & perhiasan berharga

Di atas persentase itu, Shopee masih nambah biaya proses pesanan Rp1.250 per transaksi selesai. Ini flat, nggak peduli harga produk. Makin murah produkmu, makin kerasa potongan ini. Jual produk Rp20.000 kena admin 9% cuma Rp1.800, tapi biaya proses Rp1.250-nya langsung makan 6% lebih.

Apa Bedanya dari Skema Sebelumnya?

Biar kamu nggak bingung antara yang lama dan yang baru, ini ringkasannya:

Aspek Sebelum (sampai Juli 2026) Sesudah (31 Juli 2026)
Struktur tarif Kelompok besar Kategori A–E + khusus Rincian per sub-kategori
Fashion Kategori A = 10% Mayoritas 9%, sebagian 8,25%
Kecantikan & perawatan Kategori A = 10% Alat kecantikan 8,25%, kosmetik 8,25%
Elektronik & gadget Kategori B = 9–9,5% Bervariasi 5,25%–10% tergantung jenis
Konsep tarif Angka tunggal Biaya Final vs Biaya Dasar (12,5%)
Kategori 10% Langsung 10% Final 10% = dasar 12,5% setelah diskon 20%

Intinya, buat seller fashion dan kecantikan, ada kabar sedikit lebih lega: tarifnya turun dari 10% jadi sekitar 9% atau 8,25% di banyak sub-kategori. Tapi jangan buru-buru senang dulu, karena ada beberapa sub-kategori yang justru naik ke 10% final. Cara paling aman: cek sub-kategori persis produkmu di Seller Center, jangan pakai hapalan lama.

Bedah Tokopedia & TikTok Shop: Rentang Lebar, Plafon Tinggi

Tokopedia dan TikTok Shop sejak nyatu di bawah grup yang sama mulai nyamain struktur komisinya. Komisi seller berkisar 2,5% sampai 12,2% tergantung kategori, dihitung dari harga jual setelah diskon. Gambarannya:

Gambaran Kategori Kisaran Komisi
Fashion, kecantikan, lifestyle umum sekitar 8%
FMCG & kebutuhan harian sekitar 6,5%
Elektronik & gadget sekitar 4%
Buku, produk digital, komisi rendah sekitar 2,5%

Tapi bagian yang paling bikin kaget bukan persennya. Sejak pertengahan Mei 2026, batas maksimum komisi naik dari Rp40.000 menjadi Rp650.000 per item. Dulu, berapapun harga produkmu, komisi mentok di Rp40.000. Sekarang plafonnya jauh lebih tinggi, jadi produk bernilai jutaan bisa kena potongan yang gede banget.

Beberapa catatan tambahan yang harus kamu ingat di dua platform ini:

  • Produk pre-order biasanya kena tambahan komisi sekitar 3%.
  • TikTok Shop menerapkan biaya layanan logistik berbasis persen dari ongkir sejak Mei 2026, jadi ada komponen biaya yang nempel ke pengiriman.
  • Sebagian subkategori bertarif 10% otomatis dapat potongan promosi sekitar 20%, sehingga efektifnya jadi sekitar 8%. Ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Perbedaan Paling Penting yang Bikin Hasilnya Beda Jauh

Kalau dirangkum, ada tiga pembeda utama yang paling berpengaruh ke laba bersihmu:

1. Plafon komisi: ini yang paling brutal di 2026

Shopee nggak terang-terangan soal plafon, tapi struktur kategorinya relatif bisa ditebak. Sementara Tokopedia dan TikTok Shop bikin perubahan besar: plafon naik dari Rp40.000 ke Rp650.000. Buat produk murah, ini nggak kerasa. Buat produk mahal, ini bisa ngubah keputusan harga total.

2. Biaya proses: Shopee nambah, dua lainnya nggak

Shopee punya biaya proses Rp1.250 per pesanan yang nggak ada di Tokopedia dan TikTok Shop. Sebaliknya, TikTok Shop punya biaya logistik berbasis persen ongkir yang nggak ada di Shopee. Jadi “lebih murah” itu relatif banget, tergantung harga dan ongkir produkmu.

3. Cara tarif dihitung

Shopee sekarang memecah tarif sampai level sub-kategori, jadi kamu harus cek persis kategori produkmu. Tokopedia dan TikTok Shop pakai rentang kontinu yang lebih halus, jadi tarif pastimu bisa beda tipis per subkategori dan harus dicek di dashboard seller.

Contoh Hitung: Satu Produk, Tiga Marketplace

Biar makin kebayang, coba kita hitung produk yang sama di ketiganya. Anggap kamu jual fashion seharga Rp100.000 dengan modal (HPP) Rp60.000 dan subsidi ongkir Rp5.000:

Komponen Shopee (fashion, 9%) Tokopedia (fashion, ~8%) TikTok Shop (fashion, ~8%)
Biaya admin Rp9.000 Rp8.000 Rp8.000
Biaya proses Rp1.250
Total potongan Rp10.250 Rp8.000 Rp8.000
Laba bersih Rp24.750 Rp27.000 Rp27.000

Di contoh ini, Shopee masih motong paling banyak gara-gara biaya proses Rp1.250. Tapi inget, ini belum masuk biaya logistik berbasis persen di TikTok Shop, jadi kalau ongkirnya tinggi, angkanya bisa beda lagi. Intinya: jangan nebak, hitung.

Selisih 1% kedengeran kecil, tapi kali seribu order sebulan, itu bisa jadi gaji satu karyawan.

Kenapa detail biaya admin itu penting

Kenapa Kamu Harus Rutin Hitung Ulang, Bukan Sekali Aja

Struktur biaya marketplace itu nggak diam. Shopee ganti skema kategorinya di 31 Juli 2026, Tokopedia dan TikTok Shop ngubah plafon komisi di pertengahan Mei, dan TikTok Shop nambah biaya logistik berbasis persen. Artinya, hitungan yang bener bulan lalu belum tentu bener bulan ini.

Seller yang rutin ngitung ulang margin tiap SKU bakal selalu selangkah di depan yang cuma ikut-ikutan harga kompetitor. Caranya gampang: masukin harga jual, modal, dan ongkir yang kamu tanggung, terus lihat laba bersihnya sebelum kamu mutusin harga atau ikut flash sale.

Langsung Hitung di Kalkulator Biaya Admin Marketplace

Nggak perlu ngapalin tarif yang gampang berubah itu satu-satu. Pakai Kalkulator Biaya Admin Marketplace gratis dari Remarketing:

  • Pilih Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop, terus masukin harga jual, modal, dan ongkir.
  • Langsung keliatan total potongan, uang yang kamu terima, dan laba bersihnya.
  • Rate-nya udah ngikutin struktur biaya 2026, dan bisa kamu ubah manual biar pas sama tarif di dashboard seller-mu.
  • Ada fitur bandingin: produk yang sama, kamu bisa lihat bedanya kalau dijual di tiga marketplace sekaligus.

Sebelum naikin harga, ikut program gratis ongkir, atau nambah iklan, buka dulu kalkulatornya biar keputusanmu berdasar angka, bukan feeling.

Kesimpulan

Perbedaan biaya admin Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop bukan cuma soal angka persen. Yang bikin beda jauh adalah struktur di belakangnya: Shopee baru aja ganti skema kategori per 31 Juli 2026 (fashion turun ke 9%, muncul konsep Biaya Final vs Dasar), sedangkan Tokopedia dan TikTok Shop pakai rentang komisi lebar dengan plafon yang naik drastis di 2026. Ditambah biaya pre-order dan biaya logistik yang beda-beda, satu-satunya cara aman adalah hitung per produk, jangan digeneralisir.

Mulai dari produk yang harganya paling tinggi, terus cek semuanya di kalkulator biaya admin marketplace. Pantau laba bersihmu, dan sesuaikan harga sebelum marginnya keburu tipis.

Sumber & Referensi

  • Rincian Biaya Penjual Shopee per Kategori Produk (Update 31 Juli 2026) · Seller Education Hub Shopee
  • Biaya Admin Tokopedia & TikTok Shop 2026: Potongan, Cap & Perubahan · remarketing.id
  • Kalkulator Biaya Admin Marketplace · remarketing.id
  • Perbandingan tarif Tokopedia, TikTok Shop & Shopee 2026 · RekapCepat.id

Share this post :

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Threads
X

Support System-nya Digital Marketing Se-Indonesia agar #JadiTerusRelevan dengan kebutuhan Industri terkini.

Copyright © 2025 Remarketing. All rights reserved

#JadiTerusRelevan dengan newsletter kami

Support System-nya Digital Marketing Se-Indonesia agar #JadiTerusRelevan dengan kebutuhan Industri terkini.

Copyright © 2025 Remarketing. All rights reserved

Article
// Lanjut baca

Artikel lainnya

Marketing Strategy
Vanity Metrics: Kenapa Views & Followers Naik Tapi Penjualan Diam
Marketing Strategy
Margin Tipis & Break-even: Kapan Produk Marketplace-mu Sebenarnya Rugi
Marketing Strategy
Gratis Ongkir & Program Marketplace: Worth It atau Malah Bikin Buntung?