5 Prompt AI buat Riset Angle Iklan dari Review Kompetitor (Tinggal Copy) - Remarketing
5 Prompt AI buat Riset Angle Iklan dari Review Kompetitor (Tinggal Copy)

5 Prompt AI buat Riset Angle Iklan dari Review Kompetitor (Tinggal Copy)

Kreatif iklan yang paling sering menang biasanya bukan yang paling estetik, tapi yang paling “kena”. Rasanya kayak iklan itu ngomongin pikiran pembeli persis. Rahasianya bukan bakat copywriting, tapi riset: tahu apa yang pembeli rasakan, takutkan, dan harapkan, pakai bahasa mereka sendiri.

Sumber riset paling jujur ada di depan mata: review kompetitor. Masalahnya, baca 300 review satu per satu itu melelahkan. Di sinilah riset angle iklan pakai AI jadi senjata.

Langkah 1: kumpulkan bahan mentahnya

  • Ambil 100 sampai 300 review produk kompetitor dari marketplace, Google Maps, atau komentar video.
  • Utamakan review bintang 2 sampai 4. Bintang 5 sering terlalu umum, bintang 1 sering cuma soal pengiriman. Di tengah-tengah biasanya ada detail paling jujur.
  • Tempel ke dokumen teks, hapus nama dan data pribadi.

Langkah 2: jalankan 5 prompt ini

Pakai ChatGPT, Claude, atau Gemini. Tempel review-nya, lalu jalankan prompt berurutan.

Prompt 1: Peta alasan beli dan keluhan

Ini kumpulan review produk [kategori]. Kelompokkan jadi: (1) alasan orang membeli, (2) hal yang paling mereka suka, (3) keluhan, (4) keraguan sebelum membeli. Untuk tiap kelompok, beri persentase perkiraan dan 3 kutipan asli paling mewakili.

Prompt 2: Pain point yang belum diselesaikan kompetitor

Dari keluhan di atas, mana yang paling sering muncul dan paling emosional? Urutkan 5 teratas. Untuk tiap pain point, jelaskan bagaimana produk saya ([sebut keunggulan]) bisa menjawabnya.

Prompt 3: Bikin angle iklan

Buat 10 angle iklan dari temuan tadi. Tiap angle berisi: nama angle, target pembeli, insight dari review, dan janji utama. Variasikan antara angle masalah, hasil, identitas, bukti, dan penolakan.

📌 DIBAHAS DETAIL DI SESI 1 DAN 2

Creative testing mingguan pakai AI

Riset angle dari ulasan kompetitor di Meta Ads, plus alur scripting UGC berbasis AI dengan analisis hook rate dan drop-off di TikTok Ads.

Lihat silabus Kelas Iklan Digital →

Prompt 4: Hook pakai bahasa pembeli

Untuk 3 angle terbaik, buat masing-masing 5 hook maksimal 12 kata. Pakai kata dan frasa yang muncul di review asli, bahasa santai Indonesia, hindari kata “revolusioner”, “terbaik”, dan “solusi”.

Prompt 5: Skrip UGC 20 detik

Buat skrip video UGC 20 detik untuk hook nomor [x]. Format: 0 sampai 2 detik hook, 2 sampai 8 detik masalah, 8 sampai 15 detik bukti atau demo, 15 sampai 20 detik ajakan. Sertakan teks layar dan arahan visual.

Langkah 3: jadikan sistem, bukan sekali jalan

Satu sesi riset bisa menghasilkan 10 angle dan 30 hook. Masukkan 3 sampai 5 ke iklan tiap minggu, catat mana yang menang, lalu ulangi riset tiap bulan karena keluhan pasar juga berubah. Lama-lama kamu punya bank angle yang terbukti, dan nggak pernah kehabisan ide kreatif lagi.

Satu catatan penting: AI bisa salah tangkap konteks. Selalu cek ulang kutipan dan klaim sebelum dipakai di iklan, dan jangan pernah bikin testimoni palsu. Mau prompt lain buat kerjaan marketing? Ada di 30 prompt AI marketing siap pakai. Kalau mau belajar AI buat marketing dari nol, cek juga AI for Marketers.

KELAS IKLAN DIGITAL · BARENG DENO PUTRA

Kreatif yang menang itu hasil sistem, bukan keberuntungan.

Di Kelas Iklan Digital, kamu bangun sistem creative testing mingguan pakai AI di Meta dan TikTok, lalu belajar scale pemenangnya tanpa bikin CPA meledak.

  • Sesi 1 (Rabu, 4 Nov): Meta Ads AI-Driven Scaling
  • Sesi 2 (Rabu, 11 Nov): TikTok Ads, SPC & Search Optimization
  • Sesi 3 (Rabu, 18 Nov): Google Ads, PMax & Intent Harvesting
  • Sesi 4 (Rabu, 25 Nov): Omnichannel Retargeting & Growth Economics

Live via Zoom jam 19.45 WIB, plus rekaman tiap sesi yang bisa ditonton ulang selamanya. Harga Early Bird cuma sampai 27 Oktober, setelah itu naik bertahap.

Amankan Kursi Kelas Iklan →

Share this post :

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Threads
X

Support System-nya Digital Marketing Se-Indonesia agar #JadiTerusRelevan dengan kebutuhan Industri terkini.

Copyright © 2025 Remarketing. All rights reserved

#JadiTerusRelevan dengan newsletter kami

Support System-nya Digital Marketing Se-Indonesia agar #JadiTerusRelevan dengan kebutuhan Industri terkini.

Copyright © 2025 Remarketing. All rights reserved

Article
// Lanjut baca

Artikel lainnya

Performance Marketing
Google Ads PMax Boros dan Makan Budget? Ini 6 Kontrol yang Wajib Kamu Pasang
Meta Ads
Pixel Doang Udah Nggak Cukup: Setup Conversions API Meta Tanpa Programmer
Performance Marketing
TikTok Udah Jadi Google-nya Gen Z: Cara Iklan Kamu Muncul di Pencarian TikTok